| Memperkenalkan Kerajinan Indonesia di Amerika | ![]() |
![]() |
Percaya atau tidak, saya seperti mendapat karunia yang tidak terhingga dari Allah SWT. hanya dengan bermodalkan keyakinan saya akan adanya minat penduduk Amerika Serikat terhadap produk kerajinan Indonesia di Amerika Serikat, saya berangkat ke negeri paman sam tersebut dengan membawa setitik harapan, harapan yang rasanya tidak mungkin saya dapatkan, apalagi di jaman sekarang yang rasanya serba sulit, yaitu harapan tentang dapat dikenalnya produk kerajinan Indonesia di Amerika Serikat, minimal orang di sana tahu bahwa Indonesia masih memiliki keindahan lain selain wisata alamnya yang memikat, yaitu seni kerajinan indonesia, khususnya seni bordir.
Bahkan rasanya sulit dipercaya bila saya telah berhasil mengelilingi negeri paman sam itu dari Barat ke timur, dari California hingga ke New york, wow ! itz such an amazing experience that ive ever had in my life..selain kepada Allah SWT, i would like to thanks to Jim G. family yang bisa membantu saya mewujudkan impian saya...thanks bro !!
Singkatnya, dengan bermodalkan uang seadanya, saya berangkat ke USA dengan menggunakan maskapai penerbangan EVA air dengan tujuan Los Angeles, dengan ditemani oleh kedua orang tua saya, dan beberapa teman orang tua saya yang kebetulan ingin berlibur dan memiliki anggota keluarga yang telah lama tinggal di Amerika dan menjadi warga negara AS, sekaligus melihat kemungkinan situasi dibukanya cabang usaha kami disana. Saya berangkat dari Cengkareng Intl Airport pada pukul 14.00 WIB menuju Taiwan untuk transit...
Waktu menunjukkan pukul 19.00 ketika kami tiba di Bandara Taiwan..tak terasa kami telah menempuh perjalanan selama kurang lebih 5 jam menuju Taiwan, namun demikian perjalanan tersebut tidak terasa melelahkan karena banyaknya kegiatan yang saya lakukan di dalam pesawat..tidur..hehe...Kami tidak mengalami hambatan berarti di bandara Taiwan, dan kami sempat bertemu dengan seorang penumpang yang berasal dari Indonesia dan telah lama tinggal di Amerika Serikat, Mrs. Shirley namanya, ia sangat ramah dan banyak memberikan nasehat kepada kami mengenai keadaan di Amerika Serikat sekarang ini, maklum ada beberapa orang dalam rombongan kami yang baru kali ini datang mengunjungi Amerika Serikat, termasuk saya.
Kami berangkat kurang lebih pada pukul 21.00 waktu setempat dengan tujuan Tom Bradley International Airport, setelah sebelumnya kami sempat mengalami masalah di bandara ketika kami mengetahui dari Mrs. Shirley bahwa aturan sekarang yang sangat ketat mengenai seluruh barang yang akan dibawa masuk ke Amerika, termasuk makanan, bukan apa-apa, kebetulan dalam rombongan kami ada yang membawa daging rendang kering sebagai oleh-oleh dan untuk konsumsi selama kami tinggal di Amerika. Alhasil, sebagian daging rendang kami makan, kebetulan saya suka pada masakan khas Sumatera Barat tersebut meskipun saya berasal dari suku sunda asli, ditambah selera makan saya yang tergolong cukup besar :-) dan sebagian daging rendang kami bawa untuk konsumsi di pesawat, mengingat jenis makanan di pesawat kurang begitu berkenan di lidah saya, hitung-hitung sebagai cemilan dan sebagai teman hidangan utama..untung saja ada Mrs. Shirley yang memberitahu kami..
Sumber: www.Poetrina.com
|
3 Desember 2008
|
|
3 Desember 2008
|
|
3 Desember 2008
|
|
24 November 2008
|
|
20 November 2008
|
|
20 November 2008
|
|
18 November 2008
|
|
18 November 2008
|
|
18 November 2008
|
|
17 November 2008
|
|
17 November 2008
|
|
17 November 2008
|
|
17 November 2008
|
|
1 November 2008
|
|
1 November 2008
|
|
15 Desember 2008
|
|
5 Januari 2009
|
|
5 Januari 2009
|
|
6 Januari 2009
|
|
7 April 2009
|
|
25 Agustus 2010
|
|
18 Oktober 2010
|